Contoh Abstrak Skripsi

21.07
PERBEDAAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA YANG DIAJAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF
TIPE TALKING STICK DAN THINK-TALK-WRITE PADA MATERI
BANGUN DATAR SEGI EMPAT KELAS VII SMP

Nama dan Nim

ABSTRAK

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan komunikasi matematika siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Talk-Write lebih tinggi daripada siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Talking Stick pada materi Bangun Datar Segi Empat di kelas VII SMP.

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Swasta Dharma Pancasila Medan yang terdiri dari 6 kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah 70 siswa yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas VII-B yang merupakan kelas eksperimen A sebanyak 35 siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Talk-Write dan kelas VII-A yang merupakan kelas eksperimen B sebanyak 35 siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick. Instrumen dalam penelitian ini berupa pre test dan post test yang berbentuk essay test (uraian) masing-masing sebanyak 6 soal. Sebelum tes diberikan kepada siswa (sampel), terlebih dahulu tes divalidkan oleh 3 orang dosen dan dinyatakan valid. Hasil Uji validitas dengan rtabel = 0,312 diperoleh bahwa pada soal pre test terdapat 6 soal valid dan untuk soal post test terdapat 6 soal valid. Dan hasil uji reliabilitas soal pre test diperoleh sebesar 0,803 sedangkan pada soal post test diperoleh sebesar 0,820.

Sebelum pengujian hipotesis, terlebih dahulu diuji normalitas dan homogenitas data. Dari pengujian ini diperoleh bahwa sampel berasal dari populasi yang memiliki varians yang homogen dan berdistribusi normal. Dari analisis data pada kelas eksperimen A diperoleh nilai rata-rata pre test 46,57 dan standart deviasi pret test 8,59 sedangkan nilai rata-rata post test 81,69 dan standart deviasi post test 38,63. Pada kelas ekperimen B nilai rata-rata pre test 42,03 dan standart deviasi pret test 8,61 sedangkan nilai rata-rata post test 69,46 dan standart deviasi post test 65,96. Dari analisis data skor post test dengan menggunakan uji-t pada taraf = 0,05 diperoleh thitung > ttabel yaitu 7,07 > 1,66867 maka H0 ditolak dan Ha diterima.

Maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematika siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Think-Talk-Write lebih tinggi daripada dengan kemampuan komunikasi matematika siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick pada materi Bangun Datar Segi Empat di kelas VII SMP. Dengan demikian berarti ada pengaruh atau peningkatan dengan model pembelajaran kooperati tipe Think-Talk-Write terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa.

Artikel Terkait

First